Contoh Laporan KKG Materi Bedah Silabus Kelas 4 SD MI (Lampiran Berkas Pengajuan DUPAK Tahunan)/Kenaikan Pangkat PNS/ASN

Contoh Laporan KKG Materi Bedah Silabus Kelas 4 SD MI (Lampiran Berkas Pengajuan DUPAK Tahunan)/Kenaikan Pangkat PNS/ASN

Contents [Show Up]
Contoh Laporan KKG Materi Bedah Silabus Kelas 4 SD MI (Lampiran Berkas Pengajuan DUPAK Tahunan)/Kenaikan Pangkat PNS/ASN
Pengajuan PAK tahunan harus dilakukan oleh setiap PNS/ASN sebagai salah satu tahap pengajuan kenaikan pangkat. Dalam pengajuan PAK tahunan harus dilampiri dengan bukti fisik dari kegiatan yang telah dilakukan oleh guru yang bersangkutan dalam satu tahun terakhir. Bukti fisik tersebut sebagai bukti penilaian yang diajukan dalam lampiran DUPAK adalah benar-benar valid dan dapat dipertanggungjawbkan, sehingga tim penilai dan verifikasi pengajuan DUPAK tahunan dapat disetujui dan diterbitkan PAK tahunan baru.
Contoh Laporan KKG Materi Bedah Silabus Kelas 4 SD MI (Lampiran Berkas Pengajuan DUPAK Tahunan)/Kenaikan Pangkat PNS/ASN
Berikut salah satu contoh laporan kegiatan KKG guru kelas 4 SD/MI untuk lampiran pengajuan PAK tahunan materi Evaluasi belajar di kelas 4, Kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) sub unsur pengembangan diri.
Sub Unsur Pengembangan Diri

Aturan Laporan KKG sebagai salah satu kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) adalah:
1. Setiap laporan berisi tiga kegiatan atau tiga pertemuan sehingga satu laporan KKG nilainya 0,15, kalau Anda melaksanakan KKG 21 kali dalam satu tahun, berarti anda dapat membuat laporan bukti fisik sebanyak 7 laporan sehingga nilainya 1,05, lumayan bisa untuk penambahan angka kredit.
2. Jangan lupa lampirkan
a. undangan
b. Surat tugas
c. daftar hadir
d. Sesuaikan dengan daftar isi di bawah ini

KATA PENGANTAR

Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Esa, laporan kegiatan kolektif guru Kelompok Kerja Guru dapat diselesaikan dengan baik dan lancar. Laporan kegiatan ini dibuat atas bantuan dan kerja sama dari banyak pihak, ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kami ucapkan kepada:
1. Kepala .............. Kecamatan .............. yang telah memberikan pengarahan agar kegiatan KKG Gugus selalu dilaksanakan,
2. Pengawas SD/ MI yang tanpa mengenal lelah membimbing kami dalam setiap forum diskusi KKG,
3. Ketua KKG Gugus .............. beserta pengurus yang telah mengatur jadwal, tempat dan semua kebutuhan pelaksanaan Kegiatan,
4. Bapak dan Ibu Kepala Sekolah se Gugus .............. yang mengijinkan kami mengikuti KKG, serta mendampingi dalam setiap proses kegiatan,
5. Guru Pemandu kelas yang selalu semangat menjadi moderator diskusi di tiap kegiatan,
6. Bapak dan Ibu Guru Kelas yang begitu energik dalam setiap diskusi dan pemaparan kegiatan.
Sebagaimana digariskan dalam Permenpan-RB Nomor 16 Tahun 2009, setiap guru yang akan naik tingkat dari golongan III/a ke golongan III/b dan seterusnya diwajibkan melaksanakan kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). Subunsur Kegiatan PKB terdiri dari Pengembangan Diri, Publikasi Ilmiah dan atau Karya Inovatif Berkaitan dengan ketentuan tersebut, laporan Kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG) ini disusun sebagai bukti telah melaksanakan kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) subunsur Pengembangan Diri.
Kritik dan saran membangun sangat diharapkan untuk menyempurnakan laporan di masa mendatang. Akhirnya, semoga Tuhan Yang Maha Esa melimpahkan kekuatan pada kita untuk selalu berkomitmen dalam melaksanakan tugas sesuai dengan kewajiban dan tanggung jawab masing-masing.

.............., 01 November 2019
Penyusun

Daftar Isi :
1. Cover
2. Kata Pengantar
3. Daftar Isi
4. Surat Undangan KKG
5. Surat Tugas Mengikuti KKG
6. Jadwal Kegiatan KKG
7. Rencana Program Kegiatan KKG
8. Daftar Hadir Kegiatan
9. Sertifikat KKG
10. Laporan Kegiatan KKG
11. Lampiran
a. Resume Kegiatan KKG tiap pertemuan
b. Matriks Kegiatan KKG tiap pertemuan


LAPORAN KEGIATAN KKG GUGUS ..............
.............. UNIT KECAMATAN  ..............
TAHUN 2019


A. PENDAHULUAN
1. Nama Kegiatan
Nama Kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) ini adalah:
“Kegiatan KKG Gugus .............. .............. Unit Kecamatan ..............”
Dalam Kegiatan KKG Gugus .............., terdapat 7 materi kegiatan/ pokok bahasan yang dilaksanakan selama 21 kali pertemuan. Kegiatan atau materi pokok bahasan pada pelaksanan KKG di Gugus .............. adalah sebagai berikut:
a. Bedah Silabus
b. Pengkajian Program Tahunan
c. Pengkajian Program Semester
d. Pemahaman Cara Penyusunan RPP
e. Model dan Metode Pembelajaran
f. Pembuatan Alat Peraga Pembelajaran
g. Pemahaman Jenis dan Alat Evaluasi Pembelajaran

2. Waktu Pelaksanaan
Kegiatan KKG sebagai salah satu bentuk Pengembangan diri guru di Gugus .............. dilaksanakan mulai tanggal 09 Januari 2019 dan berakhir pada tanggal 15 Oktober 2019. Adapun uraian waktu tiap kegiatan/ materi adalah sebagai berikut:
a. Bedah Silabus
? Pertemuan ke 1 dilaksanakan pada Hari .............., 09 Januari 2019
? Pertemuan ke 2 dilaksanakan pada Hari .............., 16 Januari 2019
? Pertemuan Ke 3 dilaksanakan pada Hari .............., 23 Januari 2019

b. Pengkajian Program Tahunan
? Pertemuan ke 1 dilaksanakan pada Hari .............., 06 Februari 2019
? Pertemuan ke 2 dilaksanakan pada Hari .............., 13 Februari 2019
? Pertemuan Ke 3 dilaksanakan pada Hari .............., 27 Februari 2019

c. Pengkajian Program Semester
? Pertemuan ke 1 dilaksanakan pada Hari .............., 05 Maret 2019
? Pertemuan ke 2 dilaksanakan pada Hari .............., 12 Maret 2019
? Pertemuan Ke 3 dilaksanakan pada Hari .............., 26 Maret 2019

d. Pemahaman Cara Penyusunan RPP
? Pertemuan ke 1 dilaksanakan pada Hari .............., 16 April 2019
? Pertemuan ke 2 dilaksanakan pada Hari .............., 23 April 2019
? Pertemuan Ke 3 dilaksanakan pada Hari .............., 30 April 2019

e. Model dan Metode Pembelajaran
? Pertemuan ke 1 dilaksanakan pada Hari .............., 21 Mei 2019
? Pertemuan ke 2 dilaksanakan pada Hari .............., 28 Mei 2019
? Pertemuan Ke 3 dilaksanakan pada Hari .............., 13 Agustus 2019

f. Pembuatan Alat Peraga Pembelajaran
? Pertemuan ke 1 dilaksanakan pada Hari .............., 27 Agustus 2019
? Pertemuan ke 2 dilaksanakan pada Hari .............., 10 September 2019
? Pertemuan Ke 3 dilaksanakan pada Hari .............., 17 September 2019

g. Pemahaman Jenis dan Alat Evaluasi Pembelajaran
? Pertemuan ke 1 dilaksanakan pada Hari .............., 24 September 2019
? Pertemuan ke 2 dilaksanakan pada Hari .............., 08 Oktober 2019
? Pertemuan Ke 3 dilaksanakan pada Hari .............., 15 Oktober 2019

3. Tempat Kegiatan
Kegiatan KKG Gugus .............. dilaksanakan di gedung KKG Gugus .............. yang berada di Jl. .............. Kecamatan .............. Kabupaten ............

4. Tujuan
Meningkatkan pengetahuan guru di Gugus .............. tentang Administrasi dan Proses Kegiatan Belajar mengajar, diantaranya; Silabus, Prota, Promes, Penyusunan RPP dan implikasi  Model, Metode dan media pembelajaran, serta cara mengukur tingkat prestasi siswa dan bentuk bentuk evaluasinya.
5. Lama Waktu Kegiatan
Kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus .............. dilaksanakan selama 21 kali pertemuan  setiap hari sabtu dari pukul 09.30 sampai dengan pukul 12.30 wib.

6. Sertifikat
Sertifikat KKG diberikan kepada guru yang mengikuti program KKG Gugus ............... Sertifikat ini diberikan setelah selesai kegiatan (21 kali pertemuan) Terlampir.

B. PEMBAHASAN MATERI KEGIATAN
Kegiatan KKG dilaksanakan secara berkelompok per kelas. Setiap kelas dipandu oleh guru pemandu masing- masing kelas dan didampingi Kepala Sekolah. Adapun uraian materi kegiatan setiap pertemuannya terlampir.

C. PENUTUP
1. Tindak lanjut
Tindak lanjut sebagai wujud proses peningkatan/ pengembangan diri yang dilakukan adalah; a) merencanakan alokasi waktu tiap mata pelajaran pada silabus, prota maupun Promes, b) menyusun program pembelajaran berupa RPP pembelajaran yang mengacu pada pengetahuan baru tentang model, metode, media/ Alata peraga, serta evaluasi yang cocok untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa yang diinginkan.

2. Matriks Ringkasan Kegiatan KKG
Matriks ringkasan kegiatan KKG Gugus .............. yang berisi materi kegiatan/ pokok bahasan serta dampak pengembangan diri guru ada pada lampiran.
Semoga dengan terlaksananya program pengembangan diri melalui kegiatan KKG Gugus ............... Pengetahuan dan pemahaman para guru dalam menyusun maupun melaksanakan program pembelajaran semakin baik. Sehingga pencapaian target dan taraf serap siswa dalam pembelajaran semakin bermutu dan  meningkat.


.............., 17 Oktober 2019

 Penyusun


Resume Materi KKG
BEDAH SILABUS

A. PENDAHULUAN
Silabus pada dasarnya merupakan rencana pembelajaran jangka panjang pada suatu dan/atau kelompok mata pelajaran tertentu yang mencakup standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pokok/pembelajaran,kegiatan pembelajaran, indikator, penilaian, alokasi waktu, dan sumber/bahan/alat belajar.
Silabus sebagai suatu rencana pembelajaran diperlukan sebagai proses pembelajaran di sekolah dilaksanakan dalam jangka waktu yang sudah ditentukan. Selain itu, proses pembelajaran sendiri pada hakikatnya merupakan suatu proses yang ditata dan diatur sedemikian rupa menurut langkah-langkah tertentu agar dalam pelaksanaannya dapat mencapai hasil yang diharapkan dan kompetensi dasar dapat tercapai secara efektif.

B. PEMBAHASAN
1.  Pertemuan ke 1  ( 9 Januari 2019 )
Pada pertemuan ini, guru bersama guru pemandu mendiskusikan pengertian, manfaat serta    prinsip-prinsip pengembangan silabus. adapun uraian materinya adalah sebagai berikut :

a. Pengertian Silabus
Silabus merupakan salah satu tahapan dalam pengembangan kurikulum tingkat satuan pendidikan, juga merupakan penjabaran lebih lanjut tentang pokok-pokok program dalam satu mata pelajaran yang diturunkan dari standar kompetensi dan kompetensi dasar yang  ditetapkan ke dalam rincian kegiatan dan strategi pembelajaran, penilaian, dan pengalokasian waktu.
Silabus pada dasarnya merupakan program yang bersifat makro yang harus dijabarkan lagi ke dalam program-program pembelajaran yang lebih rinci, yaitu rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Silabus merupakan program yang dilaksanakan untuk jangka waktu yang cukup panjang (satu semester), menjadi acuan dalam mengembangkan RPP yang merupakan program untuk jangka waktu yang lebih singkat.
Silabus adalah rencana pembelajaran pada mata pelajaran/tema tertentu yang mencakup standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator, penilaian, alokasi waktu, dan sumber/bahan/alat belajar. Silabus merupaka penjabaran standar kompetensi dan kompetensi dasar ke dalam materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian.

b. Manfaat Silabus
Dengan memperhatikan beberapa pengertian di atas, pada dasarnya silabus merupakan acuan utama dalam suatu kegiatan pembelajaran. Beberapa manfaat dari silabus ini, di antaranya:
1) Sebagai pedoman/acuan bagi pengembangan dalam penyusunan RPP, pengelolaan kegiatan pembelajaran, penyediaan sumber belajar, dan pengembangan sistem penilaian.
2) Memberikan gambaran mengenai  program yang akan dicapai dalam suatu mata pelajaran.
3) Sebagai ukuran dalam melakukan penilaian keberhasilan suatu program pembelajaran.
4) Dokumentasi tertulis (witten document) sebagai akuntabilitas suatu program pembelajaran

c. Prinsip Pengembangan Silabus
Dalam pengembangan silabus perlu dipertimbangkan beberapa prinsip. adapun prinsip yang harus dijadikan dasar dalam pengembangan silabus ini, yaitu:

1) Ilmiah, maksudnya bahwa keseluruhan materi dan kegiatan yang menjadi muatan dalam silabus harus benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara keilmuan.
2) Relevan, maksudnya bahwa cakupan, kedalaman, tingkat kesukaran dan urutan penyajian materi dalam silabus harus sesuai dengan tingkat perkembangan fisik, intelektual, sosial, emosional, dan spritual peserta didik.
3) Sistematis, maksudnya bahwa komponen-komponen dalam silabus harus saling berhubungan secara fungsional dalam mencapai kompetensi. Silabus pada dasarnya merupakan suatu sistem, dalam penyusunannya harus dilakukan secara sistematis.
4) Konsisten, maksudnya bahwa dalam silabus harus nampak hubungan yang konsisten (ajeg, taat asas) antara kompetensi dasar, indikator, materi pokok, pengalaman belajar, sumber belajar, dan sistem penilaian.
5) Memadai, maksudnya bahwa cakupan indikator, materi pokok, pengalaman belajar, sumber belajar, dan sistem penilaian cukup memadai untuk menunjang pencapaian kompetensi dasar yang pada akhirnya mencapai standar kompetensi.
6) Aktual dan Kontekstual, maksudnya bahwa cakupan indikator, materi pokok, pengalaman belajar, sumber belajar, dan sistem penilaian memperhatikan perkembangan ilmu, teknologi, dan seni mutakhir dalam kehidupan nyata, dan peristiwa yang terjadi.
7) Fleksibel, maksudnya bahwa keseluruhan komponen silabus dapat mengakomodasi keragaman peserta didik, pendidik, serta dinamika perubahan yang terjadi di sekolah dan tuntutan masyarakat.
8) Menyeluruh, maksudnya bahwa komponen silabus mencakup keseluruhan ranah kompetensi (kognitif, afektif, psikomotor).

2.  Pertemuan Ke 2   ( 16 Januari 2019 ) 
Pada pertemuan ke 2, guru bersama guru pemandu membahas tentang proses pengembangan silabus. Uraian materi yang dibahas adalah sebagai berikut :

a. Perancangan (Design).
Tahap ini diawali dengan kegiatan mengidentifikasi standar kompetensi dan kompetensi dasar yang terdapat dalam standar isi, dilanjutkan dengan menetapkan materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi, jenis penilaian, alokasi waktu, dan sumber belajar yang diperlukan. Produk dari tahap ini yaitu berupa draf awal silabus untuk setiap mata pelajaran (disarankan dalam bentuk matriks agar memudahkan dalam melihat hubungan antar komponen).

b. Validasi.
Tahap ini dilakukan untuk mengetahui apakah draf awal silabus yang telah disusun itu sudah tepat atau masih memerlukan perbaikan dan penyempurnaan lebih lanjut, baik berkenaan dengan ruang lingkup, urutan penyajian, substansi materi pokok, maupun cakupan isi dalam komponen-komponen silabus yang lainnya.. Apabila setelah dilakukan validasi ternyata masih banyak hal yang perlu diperbaiki, maka sebaiknya secepatnya dilakukan penyempurnaan atau perancangan ulang sampai diperoleh silabus yang siap diimplementasikan.

c. Pengesahan.
Tahap ini dilakukan sebelum silabus final dimplementasikan dengan tujuan agar memperoleh pengesahan dari pihak yang dianggap kompeten. Tahap pengesahan ini merupakan pertanda bahwa silabus tersebut secara resmi sudah bisa dijadikan pedoman oleh guru dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran, melaksanakan proses pembelajaran, dan penilaian.

d. Sosialisasi.
Tahap ini dilakukan terutama apabila silabus dikembangkan pada level yang lebih luas dan dilakukan oleh tim yang secara khusus dibentuk dan dipercaya untuk mengembangkannya. Silabus final yang dihasilkan dan telah disahkan perlu disosialisasikan secara benar dan tepat kepada guru sebagai pelaksana kurikulum.

e. Pelaksanaan.
Tahap ini merupakan kulminasi dari tahap-tahap sebelumnya yang diawali dengan kegiatan penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran sampai dengan pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran.

f. Evaluasi.
Tahap ini dilakukan untuk mengetahui apakah silabus yang telah dikembangkan itu mencapai sasarannya atau sebaliknya. Dari hasil evaluasi ini dapat diketahui sampai dimana tingkat ketercapaian standar kompetensi dan kompetensi dasar yang telah ditetapkan. Dengan demikian, silabus dapat se-gera diperbaiki dan disempurnakan.

3.  Pertemuan Ke 3  (  23 Januari 2019 )
a. Langkah-langkah Penyusunan Silabus
 Proses penyusunan silabus terdiri atas delapan langkah utama sebagai berikut:

1) Mengisi kolom identitas mata pelajaran
Pada bagian ini perlu dituliskan dengan jelas nama sekolah, mata pelajaran, ditujukan untuk kelas berapa, pada semester mana, dan alokasi waktu yang dibutuhkan. Perlu juga dituliskan standar kompetensi mata pelajaran yang akan dicapai.

2) Mengkaji Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar
Para pengembang silabus perlu mengkaji secara teliti standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran dengan memperhatikan hal-hal berikut:
a) Urutan berdasarkan hierarki konsep disiplin ilmu dan/atau tingkat kesulitan materi, tidak harus selalu sesuai dengan urutan yang ada dalam standar isi;
b) Keterkaitan antara standar kompetensi dan kompetensi dasar dalam mata pelajaran;
c) Keterkaitan antara standar kompetensi dan kompetensi dasar antar mata pelajaran.

3) Mengidentifikasi Materi Pokok/Pembelajaran 
Materi pokok/ pembelajaran ini merupakan pokok-pokok materi pembelajaran yang harus dipelajari siswa untuk mencapai kompetensi dasar dan indikator. Jenis materi pokok bisa berupa fakta, konsep, prinsip, prosedur, atau keterampilan. Untuk mengidentifikasi materi pokok/pembelajaran yang menunjang pencapaian kompetensi dasar dilakukan dengan mempertimbangkan:
a) Potensi peserta didik;
b) Relevansi dengan karakteristik daerah,
c) Tingkat perkembangan fisik, intelektual, emosional, sosial, dan spiritual peserta didik;
d) Kebermanfaatan bagi peserta didik;
e) Struktur keilmuan;
f) Aktualitas, kedalaman, dan keluasan materi pembelajaran;
g) Relevansi dengan kebutuhan peserta didik dan tuntutan lingkungan; dan
h) Alokasi waktu.

4) Mengembangkan Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan pembelajaran dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang melibatkan proses mental dan fisik melalui interaksi antarpeserta didik, peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya dalam rangka pencapaian kompetensi dasar. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam mengembangkan kegiatan pembelajaran adalah sebagai berikut :
a) Kegiatan pembelajaran disusun untuk memberikan bantuan kepada para pendidik, khususnya guru, agar dapat melaksanakan proses pembelajaran secara profesional.
b) Kegiatan pembelajaran memuat rangkaian kegiatan yang harus dilakukan oleh peserta didik secara berurutan untuk mencapai kompetensi dasar.
c) Penentuan urutan kegiatan pembelajaran harus sesuai dengan hierarki konsep materi pembelajaran.
d) Rumusan pernyataan dalam kegiatan pembelajaran minimal mengandung dua unsur penciri yang mencerminkan pengelolaan pengalaman belajar siswa, yaitu kegiatan siswa dan materi.

5) Merumuskan Indikator Pencapaian Kompetensi
Indikator merupakan  pencapaian kompetensi dasar yang ditandai oleh perubahan perilaku yang dapat diukur yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Indikator dikembangkan sesuai dengan karakteristik peserta didik, mata pelajaran, satuan pendidikan. Indikator digunakan sebagai dasar untuk menyusun alat penilaian.

6) Penentuan Jenis Penilaian
Penilaian pencapaian kompetensi dasar peserta didik dilakukan berdasarkan indikator. Penilaian dilakukan dengan menggunakan tes dan non tes dalam bentuk tertulis maupun lisan, pengamatan kinerja, pengukuran sikap, penilaian hasil karya berupa tugas, proyek dan/atau produk, penggunaan portofolio, dan penilaian diri. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penilaian:
a) Penilaian diarahkan untuk mengukur pencapaian kompetensi.
b) Penilaian menggunakan acuan kriteria yaitu berdasarkan apa yang bisa dilakukan peserta didik setelah mengikuti proses pembelajaran,
c) Sistem yang direncanakan adalah sistem penilaian yang berkelanjutan. ( dalam arti semua indikator ditagih), kemudian hasilnya dianalisis untuk menentukan kompetensi dasar yang telah dimiliki dan yang belum,
d) Hasil penilaian dianalisis untuk menentukan tindak lanjut. berupa perbaikan proses pembelajaran berikutnya, program remedi dan pengayaan .
e) Sistem penilaian harus disesuaikan dengan pengalaman belajar yang di-tempuh dalam proses pembelajaran..

7) Menentukan Alokasi Waktu
Penentuan alokasi waktu pada setiap kompetensi dasar didasarkan pada jumlah minggu efektif dan alokasi waktu mata pelajaran per minggu dengan mempertimbangkan jumlah kompetensi dasar, keluasan, kedalaman, tingkat kesulitan, dan tingkat kepentingan kompetensi dasar. Alokasi waktu yang dicantumkan dalam silabus merupakan perkiraan waktu rerata untuk menguasai kompetensi dasar yang dibutuhkan oleh peserta didik yang beragam.

8) Menentukan Sumber Belajar
Sumber belajar adalah rujukan, objek dan/atau bahan yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran, yang berupa media cetak dan elektronik, nara sumber, serta lingkungan fisik, alam, sosial, dan budaya. Penentuan sumber belajar didasarkan pada standar kompetensi dan kompetensi dasar serta materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi.
b. Membuat Format Silabus
Komponen silabus yang disarankan terdiri dari: identitas mata pelajaran, standar kompetensi dan kompetensi dasar, materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator, penilaian, alokasi waktu, dan sumber belajar. Komponen-komponen tersebut sebaiknya disusun dalam format dan sistematika yang jelas. Format berkaitan dengan bentuk penyajian isi silabus, sedangkan sistematika berkaitan dengan urutan penyajian komponen silabus. Format silabus ini sebaiknya disusun dalam bentuk matriks (bukan naratif) untuk mempermudah dalam melihat keterhubungan antar komponen.

Contoh Format Silabus
SILABUS
Sekolah : ……………………
Mata pelajaran : ……………………
Kelas/Semester : ……………………
Alokasi waktu : ……………………
Standar kompetensi : ……………………

Kompetensi Dasar Materi Pokok/
Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Alokasi Waktu Sumber belajar
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)


Contoh Format Silabus Pembelajaran Terpadu

SILABUS

Sekolah : …………………………
Kelas/Semester : …………………………
Alokasi waktu : …………………………
Tema : …………………………

Standar kompetensi Kompetensi Dasar Materi Pokok/
Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Alokasi Waktu Sumber belajar
(1) (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)


C. PENUTUP
1. Simpulan
  Setelah mempelajari tentang pengembangan silabus pada KKG Gugus Sudirman, kesimpulan yang didapat adalah sebagai berikut:
1. Silabus merupakan rencana pembelajaran jangka panjang (satu semester) yang dilaksanakan sebagai pedoman/acuan dalam penyusunan RPP,KBM , sumber belajar,dan sistem penilaian
2. Pengetahuan tentang proses pengembangan silabus mampu meningkatkan pemahaman guru tentang teknik dan cara penyusunana silabus.
3. Perlu diadakan diskusi yang lebih mendalam tentang Silabus yang disusun dalam format secara sistematika dalam bentuk matriks yang harus dikembangkan dengan tepat dan efektif  sehingga guru semakin memahami kegiatan pengembangan silabus.
2. Matriks Ringkasan Kegiatan KKG
Matriks ringkasan kegiatan KKG Gugus .......... yang berisi materi kegiatan/ pokok bahasan serta dampak pengembangan diri guru ada pada lampiran.
Semoga dengan terlaksananya program pengembangan diri melalui kegiatan KKG Gugus ........ Pengetahuan dan pemahaman para guru dalam menyusun maupun melaksanakan program pembelajaran semakin baik. Sehingga pencapaian target dan taraf serap siswa dalam pembelajaran semakin bermutu dan  meningkat.
download matrik di sini

1. Tindak lanjut
Tindak lanjut sebagai wujud proses peningkatan/ pengembangan diri yang dilakukan adalah; a) merencanakan alokasi waktu tiap mata pelajaran pada silabus, prota maupun Promes, b) menyusun program pembelajaran berupa RPP pembelajaran yang mengacu pada pengetahuan baru tentang model, metode, media/ Alata peraga, serta evaluasi yang cocok untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa yang diinginkan.