Contoh Gambar Bercerita Tema Kebudayaan, Tempat Umum, Bencana Alam, Kesetiakawanan Sosial FLS2N

Contoh Gambar Bercerita Tema Kebudayaan, Tempat Umum, Bencana Alam, Kesetiakawanan Sosial FLS2N
Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa adalah suatu hal yang cukup sulit, perlu latihan dan bakat seseorang. Untuk dapat menggambar seseorang harus mengekspresikan pikiran perasaan dan khayalannya kedalam sebuah gambar.
Mengekspresikan diri melalui karya seni lukis/ gambar dalam even-even tertentu menjadi sebuah kompetisi yang luar biasa dan dijadikan sebagai satu ajang penggalian bakat seseorang.

Seni rupa adalah cabang seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan. Kesan ini diciptakan dengan mengolah konsep garis, bidang, bentuk, volume, warna, tekstur, dan pencahayaan dengan acuan estetika.

1. Contoh slide gambar
    Ilustrasi
 Tema Kebudayaan
Gambar tema Kebudayaan FLS2N


 Tema kesetiakawanan
Gambar Tema Kesetiakawanan FLS2N

Tema Tempat Umum
Gambar Tema Tempat Umum FLS2N

 Tema Bencana alam
Contoh Gambar Bercerita Tema Kebudayaan, Tempat Umum, Bencana Alam, Kesetiakawanan Sosial FLS2N

Tema Kekuatan Alam



















2.  Tema gambar
     - Kesetia-kawanan sosial
     - Bencana alam
     - Kegiatan sekolah
        Dsb.
3.  Media untuk   menggambar
     - Crayon / oil pastel
     - Cat air / Cat poster
4. Teknik pewarnaan
5. Memilih model gambar
6. Menentukan tema gambar
7. Menentukan media yang akan dipakai untuk menggambar
8. Berlatih membuat sketsa
9. Berlatih mewarnai sesuai / mengikut petunjuk Guru
10. Aspek yang dapat dinilai
    antara lain :
    a. kesesuaian tema
    b. bentuk
    c. ekspresi
    d. teknik
       - komposisi warna
       - kontras
       - gelap terang/ pengaruh sinar
    e. kebersihan/
         kerapihan
    f. finishing


Langkah-Langkah menggambar
1. Persiapan Bahan dan Alat
Sebelum menyiapkan bahan dan alat, sebaiknya tentukan dahulu jenis teknik yang akan kamu gunakan, teknik basah atau teknik kering? Setelah itu, persiapkan alat dan bahannya.
2. Menentukan tema
3. Membuat Sketsa
Jika sketsa yang dibuat tidak maksimal maka nanti setelah diolah lebih lanjut obyek yang dibuat akan terlihat kurang bagus. Karena itu pembuatan sketsa tentu perlu dikerjakan sebaik mungkin. Setelah menentukan tema langkah selanjutnya yaitu membuat sketsa. Sketsa sebaiknya dibuat lebih dari satu agar kita dapat memilih yang terbaik.
4. pewarnaan
Ada dua macam teknik pewarnaan, yaitu pewarnaan basah dan pewarnaan kering. Teknik pewarnaan basah ialah pewarnaan menggunakan media yang memerlukan pengencer, misalnya tinta, cat air, atau cat minyak. Sebaliknya, teknik pewarnaan kering ialah pewarnaan menggunakan media yang tidak memerlukan bahan pengencer, misalnya pensil warna, krayon, atau oil pastel.
1. Teknik Kering
Menggambar cerita dengan teknik kering, tidak perlu menggunakan pengencer seperti air. Cerita dibuat langsung pada kertas gambar. Mula-mula dibuat sketsa atau rancangan gambar yang menggambarkan sebuah cerita. Setelah itu, diberikan garis atau warna sesuai dengan media kering yang digunakan. Beberapa contoh media kering yang biasa digunakan antara lain:
Pensil, Pensil yang digunakan dalam menggambar cerita, biasanya adalah pensil ukuran 2B sampai 6B.
Krayon. Krayon memiliki beragam variasi warna. Krayon merupakan campuran antara lilin dan bahan pewarna yang aman untuk anak-anak. Krayon digunakan untuk menggambar cerita yang memerlukan variasi warna.
Pulpen atau Spidol. Pulpen atau spidol juga digunakan untuk menggambar cerita dengan karakter yang tegas pada garis-garis.

2. Teknik Basah
Media yang digunakan untuk teknik basah antara lain, cat air, tinta, atau media lain yang memerlukan air sebagai pengencer. Cerita dibuat dengan cara membuat sketsa pada bidang gambar dua dimensi berupa kertas. Setelah itu, baru diberi warna sesuai dengan media basah yang sudah ditentukan. Teknik basah memerlukan beberapa alat dan bahan seperti cat air, cat poster, tinta bak atau tinta Cina, berbagai jenis kuas, dan palet cat air. Berikut adalah contoh gambar cerita yang dibuat dengan menggunakan teknik basah.
5. Penyelesaian/Finishing, sempurnakan dengan menghapus garis-garis yang tidak perlu dan menambah garis atau coretan yang dirasa perlu agar gambar  tampak lebih hidup.

Selamat Berkarya....
Pembaca yang budiman, jika Anda merasa bahwa artikel di blog ini bermanfaat, silakan bagikan ke media sosial lewat tombol share di bawah ini:
 
About - Contact Us - Sitemap - Disclaimer - Privacy Policy
Back To Top