Sholat Sebagai Cermin Kepribadian Seseorang

Sholat Sebagai Cermin Kepribadian Seseorang

Contents [Show Up]
Sholat Sebagai Cermin Kepribadian Seseorang
Sholat adalah satu ibadah yang utama dan media penghubung manusia dan Tuhannya, sholat merupakan penolong segala urusan, sholat merupakan pencegah perbuatan keji dan munkar, sholat sebagai penyejuk hati yang gundah, sholat sebagai penghapus dosa, sholat sebagai ibadah yang pertama kali dihisab diakherat, sholat sebagai tiang agama.
Sholat Sebagai Cermin Kepribadian Seseorang
Rukun Islam yang kedua adalah melaksanakan sholat lima waktu sehari semalam. Sholat merupakan amalan ibadah umat muslim yang wajib diamalkan, karena sholat merupakan salah satu ungkapan takdzim pada Alloh ta'ala.
Allah Ta’ala berfirman, dalam surat Adz Dzariyat ayat 56

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz Dzariyat: 56)

Dalam ayat tersebut dijelaskan bahwa sesungguhnya Alloh tidak menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Nya. Di dalam sholat kita berdoa, memohon dan memuji kebesaran Alloh, menyembah-Nya dan merasa diri kita sebagai hamba-Nya yang tak berdaya.

Cermin, Kita pasti tahu apa yang namanya cermin, Cermin merupakan sebuah benda yang dapat memantulkan bayangan seseorang atau benda dengan sempurna, itulah sebabnya cermin sangat sering digunakan untuk melihat penampilan kita apakah sudah sempurna atau masih ada yang harus diperbaiki. Melalui cermin kita bisa melihat diri kita, wujud kita, rupa kita, gambaran diri kita secara fisik.  Penampilan fisik Anda merupakan cerminan kepribadian dan kebiasaan Anda.

Kepribadian, merupakan keseluruhan perilaku, sifat dan watak dari seseorang individu dengan sistem kecenderungan tertentu dan tampak pada saat berinteraksi dengan serangkaian situasi, keadaan, suasana, kejadian atau hal apapun.

Dengan demikian dari sholat seseorang kita dapat melihat kepribadiannya, kenapa demikian?
Dalam sholat mengandung banyak sekali konsep dan nilai-nilai yang berkaitan dengan kehidupan manusia dan sangat berkaitan dengan suksesnya seseorang dalam menjalani kehidupan di dunia ini, dan akherat nanti seperti:

1. Disiplin, sholat waktunya ditentukan, ada syarat dan rukunnya, caranya ditentukan. Dalam sholat berjamaah setidaknya ada tiga pelajaran utama dari shalat berjamaah terkait kehidupan kita bermasyarakat.
Pertama, kebersamaan, Dalam shalat berjamaah, Semua berbaris rapi, mengikuti isyarat yang sama untuk melakukan gerakan yang sama pula.mereka menyamakan persepsi, sikap, dan bahkan perilaku, Di pengujung shalat, semua serempak menebar keselamatan, “Assalamu’alaikum”, sebagai wujud penghambaan kepada-Nya dan penghormatan kepada sesamanya. Inilah wujud kebersamaan yang dibangun di atas nilai-nilai  keislaman.

Kedua solidaritas, Solidaritas sesungguhnya mengarah pada keakraban atau kekompakan
dalam kelompok. Kepedulian sosial dan kepedulian untuk saling menasihati serta memecahkan berbagai persoalan atau masalah merupakan makna esensial dibalik shalat berjamaah. Shalat wajib berjamaah memberikan implikasi yang baik bagiseseorang. Implikasi dari pelaksanaan shalat
wajib berjamaah yaitu:
- Menumbuhkan sikap saling menghormati
- Menumbuhkan sikap saling menasihati
- Memberikan solusi pada setiap persoalan
- Mempererat tali silaturrahmi
- Mempererat ikatan ukhuwah islimyah, dan terlepas dari unsur perbedaan.

Ketiga kesetaraan, dalam sholat berjamaah semuanya sama (setara)  tidak ada perbedaan antara pejabat dan rakyat, antara orang kaya dan orang miskin,  antara pimpinan dan bawahan, antara pegawai dan petani semuanya sama dihadapan Alloh ta'ala, yang membedakan menurut Alloh adalah Taqwanya. Subhanalloh...

2. Menjaga kebersihan, Sebelum sholat seseorang diwajibkan berwudhu (bersuci)dahulu, dimulai dari membasuh muka sampai tumbuhnya rambut, membasuh kedua tangan sampai siku-siku, membasuh sebagian /seluruh rambut kepala, membasuh kedua telinga dan membasuh kedua kaki sampai diatas kedua mata kaki. Dari kegiatan berwudhu dapat kita lihat menjaga kebersihan dan kesucian anggota tubuh kita jelas terlihat dari kegiatan berwudhu tersebut.

3. Menjaga kesehatan, dalam gerakan sholat berdiri, rukuk, sujud duduk, merupakan satu gerakan berolah raga dan dapat melenturkan otot-otot tubuh kita, sehingga badan terasa segar, sehat dan tidak kaku. ditambah dalam kegiatan wudhu yang jelas salah satu usaha menjaga kebersihan diri.

4. Pencegahan Stress, Dengan sholat kita berserah diri, berdoa/memohon, mengembalikan sepenuhnya pada Alloh ta'ala, sabar,  dan sadar bahwa manusia hanya bisa berusaha dan berdoa  setelah itu kita serahkan pada Alloh sehingga akan mengurangi beban pikiran yang berat dan menentramkan hati kita, sehingga mencegah dari penyakit stress.

5. Istiqomah, tetap, komitmen, dan tidak mudah terombang-ambing. konsisten dalam melakukan kebaikan. Teguh dalam satu pendirian dan tidak akan tergoyahkan oleh berbagai macam rintangan dalam mendapatkan ridho Allah Ta’ala.

6. Menambah semangat, mampu memotivasi dan memompa semangat anda dalam melakukan aktivitas. Anda harus bangun pagi, lalu berwudlu, lalu melakukan shalat. Ada energy tersendiri ketika anda berhasil melaksanakan shalat dalam keadaan khusyuk dan tuma’ninah. Anda akan dijauhkan dari perasaan ngantuk dan malas. Sehingga hari anda lebih menyenangkan dan bahagia.

7. Melatih ketaatan, dengan melaksanakan sholat berarti orang tersebut taat pada perintah Allah ta'ala, walaupun Alloh ta'ala tidak terlihat tapi kita tetap melaksanakan perintahnya.

8. Melatih keberanian, dalam sholat berjamaah apabila Imam/pemimpin sholat berjamaah ada yang terlupa, maka ma,mum harus mengingatkan Imam/Pemimpin. Ini berarti sholat dapat melatih keberanian kita mengingatkan para pemimpin dalam organisasi, pemerintah atau pemimpin apapun bila Mereka Salah atau lupa.

Sholat sebagai cermin kepribadian seseorang, kita dapat melihat kepribadian seseorang dari sholatnya, apakah sholatnya baik, tepat waktu, istiqomah, taat, dan nilai-nilai lainnya. Intinya bahwa seseorang yang sholatnya baik maka orang tersebut dalam memjalani kehidupan ini akan berjalan di jalan Alloh, dalam berbuat mencari keridhaan Alloh,  dan tidak semata-mata hanya menuruti keinginan hawa nafsu.